Belajar Copywriting Bagian #1

Dalam bisnis online salah satu hal yang terpenting adalah bagaimana caranya kita mendatangkan traffic sebanyak-banyaknya. Traffic adalah jumlah banyaknya orang yang melihat postingan maupun yang mengunjungi website Anda. Tanpa traffic segala sesuatu yang Anda tulis akan menjadi sia-sia.

Ibaratnya Anda memiliki sebuah toko yang mempunyai dekorasi yang sangat menarik serta produk yang dipajang dan siap dijual namun sepi traffic. Banyaknya Traffic disini bertujuan untuk mendatangkan calon pembeli produk yang Anda jual.

Bagaimana ada pembeli kalau pengunjungnya sedikit ? Selain traffic atau banyaknya jumlah, hal yang perlu diperhatikan adalah jenis pengunjungnya. Percuma saja website atau postingan yang Anda tulis mempunyai traffic yang tinggi, tetapi tingkat konversinya kecil.

Tingkat konversi di sini maksudnya adalah perbandingan jumlah kunjungan dengan jumlah transaksi. Selain traffic atau banyaknya jumlah, hal yang perlu diperhatikan adalah jenis pengunjungnya. Percuma saja website atau postingan yang Anda tulis mempunyai traffic yang tinggi, tetapi tingkat konversinya kecil. Tingkat konversi di sini maksudnya adalah perbandingan jumlah kunjungan dengan jumlah transaksi.

Contohnya begini, misal Anda berjualan produk kosmetik melalui Facebook Ads dengan traffic 1.000 per harinya tapi dari seribu pengunjung itu hanya 5 saja yang melakukan transaksi atau 0,5% saja.

Maka, bisa dibilang kunjungan tersebut tidak efektif atau bisa juga promosinya salah sasaran. Oke, untuk penjelasan kali ini saya tidak akan membahas mengenai konversi lebih dalam. Pada ini saya akan membahas tentang bagaimana mendatangkan calon pembeli dengan teknik Copywriting.

APA ITU COPYWRITING

Copywriting adalah sebuah teknik menghasilkan tulisan yang membuat pembaca memberikan respon yang kita inginkan. Tulisan ini disebut dengan copy. Copy adalah teks yang digunakan dalam penjualan atau pemasaran, biasanya kita temui di landing page, iklan, website, brosur, dan lain-lain.

Meskipun dalam perkembangannya, copy bukan lagi hanya teks. Copy dibuat agar pembaca mulai membeli, mendaftar, mengingat, atau melakukan tujuan lain yang Anda inginkan dari tulisan Anda. Copywriting sangat penting dalam bisnis online yang menggunakan media tulisan untuk berhadapan dengan calon pembeli.

Dalam bisnis online, menggunakan teknik copywriting sama seperti menggunakan salesman untuk menarik calon pembeli untuk membeli produk kita. Hanya saja, salesman ini berwujud tulisan di dalam website maupun iklan apapun yang menggunakan tulisan.

FUNGSI COPYWRITING

  • Meyakinkan orang-orang supaya mau melakukan apa yang Anda inginkan.
  • Mengubah prospek menjadi pembeli.
  • Mengedukasi customer.
  • Membuat pengunjung betah membaca tulisan Anda.

Melewatkan copywriting dalam bisnis online sama saja membuang 80% biaya dan waktu. Banyak pebisnis online sangat minim pengetahuan mengenai copywriting, sehingga banyak biaya & waktu yang terbuang karena membuat iklan atau konten yang kurang atau bahkan sama sekali tidak menarik minat pembacanya.

Secara umum copywriting dapat digunakan untuk tulisan panjang maupun pendek, tergantung tujuannya. Untuk tulisan panjang biasanya digunakan untuk artikel dan tulisan pendek biasanya dibuat untuk tujuan beriklan. Copywriting sangat cocok digunakan untuk para pebisnis yang memasarkan produknya melalui media online, blogger, atau siapapun yang ingin menjangkau audience melalui tulisan.

Copywriting juga bisa disebut sebagai teknik menyampaikan apa yang Anda tawarkan dengan bahasa yang di inginkan oleh konsumen. Sebagai pebisnis, Anda tidak boleh hanya mengenal produk saja, tapi juga harus mengenal konsumen Anda.

Carilah info tentang konsumen Anda. Tulisan seperti apakah yang membuat mereka ingin terus membaca tulisan Anda. Ketahuilah informasi seperti apa yang paling dibutuhkan oleh calon customer Anda. Kemudian sediakan informasi tersebut. Setelah mereka merasa Anda adalah orang yang tepat untuk menyelesaikan permasalahan mereka, barulah mereka peduli dengan anda. Pada awalnya, mereka tidak peduli dengan Anda, mereka hanya peduli dengan diri sendiri. Lakukanlah penjualan seperti Anda berjualan kepada 1 orang saja.

Contoh kasus seperti ini, Anda ingin menjual sebuah produk kepada semua kalangan mulai dari anak muda, orang tua, pria, wanita, dll lalu Anda membuat tulisan dengan harapan semua kalangan akan tertarik membacanya.

Yang terjadi adalah penjualan Anda tidak akan maksimal. Anda tidak bisa melakukan penjualan kepada semua kalangan sekaligus, karena semua kalangan punya selera, level, dan permasalahan yang berbeda. Bahasa promosi untuk setiap kalangan juga berbeda. Solusi dari permasalahan ini adalah dengan membuat buyer persona.

Buyer persona adalah perwakilan rata-rata dari customer ideal anda. Siapa yang paling mungkin untuk membeli produk Anda atau menggunakan jasa Anda. Itulah yang akan kita jadikan perwakilan sebagai buyer persona.

Mengenai buyer persona sudah saya bahas di email sebelumnya, silahkan Anda baca lagi ya.

Misal, Saya ingin menjual produk suplemen penurun berat badan.

  • Siapa yang biasanya membeli produk ini?
  • Apakah Semua orang yang overweight?

Tidak salah. Tapi terlalu luas, Cobalah untuk lebih spesifik lagi.

  • Jenis kelamin: wanita
  • Umur: 25-35
  • Status: ibu dengan 1-2 anak
  • Pekerjaan: di kantor dari jam 9-5
  • Permasalahan utama: ingin menurunkan berat badan pasca melahirkan, tetapi tidak punya banyak waktu dan energi untuk berolahraga
  • Yang bisa kita bantu: suplemen penurun berat badan tanpa perlu olahraga keras, tanpa perlu diet ketat

Itulah buyer persona kita. Selanjutnya dalam iklan, maupun promosi yang Anda lakukan, semuanya menargetkan kepada persona ini.

Tips ampuh untuk mencuri perhatian target Anda adalah gunakan bahasa sehari-hari yang sering mereka gunakan ketika mengeluhkan sesuatu terkait fungsi produk anda. Jangan ciptakan kalimat yang asing.

Sebenarnya ada struktur penulisan copywriting yang menurut saya efektif, tapi akan saya bahas besok saja yaa supaya tulisan ini tidak terlalu panjang.