Perjalanan Saya Mengenal Internet Marketing – Bagian 3

Setelah mengikuti kontes SEO, saya mulai mencari komunitas lain yang berhubungan dengan SEO dan internet marketing. Akhirnya saya menemukan sebuah komunitas yang di dalamnya adalah orang-orang yang biasanya bermain Google Adsense, Clickbank, Amazon dan pemain online shop. Komunitas ini bernama Komunitas Internet Marketing Balikpapan. Saya mulai bekenalan dengan orang-orang di dalamnya, saya mulai dikenalkan dengan toko online karena pada saat itu bisnis dropship lokal sedang ramai-ramainya ditambah dengan adanya Facebook Ads.

Saya mulai fokus di toko online dengan sistem dropship dan mulai mempelajari facebook Ads. Setiap bulannya saya harus menyediakan uang sebesar 1.000.000 untuk biaya belajar facebook Ads. Karena pada saat itu belum ada orang-orang yang mengajarkan ilmu Facebook Ads seperti saat ini. Kalaupun ada, biayanya sangat mahal. Rata-rata  diatas 5.000.000 dan biasanya diadakan di Jakarta. Terbilang sangat mahal bagi saya untuk biaya sebesar itu, apalagi dengan lokasi yang tidak bisa saya jangkau. Jadi, saya lebih memilih belajar otodidak saja sambil membaca tutorial yang ada di internet.

Hasil belajar saya secara otodidak perlahan mulai kelihatan. Mulai dari mendapatkan omset 500rb, 1jt , 3jt bahkan pernah mencapai 10jt saat awal-awal. Saya berfikir, sepertinya bisnis toko online sangat cocok untuk saya. Saya jadi teringat hasil survey yang pernah saya baca waktu masih SMA dulu.

Jika Anda ingin menjadi orang yang sukses maka Anda harus bisa menguasai skill berkomunikasi yang baik dan skill menjual yang mumpuni.

Mungkin saya tidak terlalu menguasai skill berkomunikasi yang baik, tapi saya masih bisa berjualan. Karena saya sadar bahwa skill komunikasi saya kurang baik, jadi saya memutuskan untuk fokus berjualan saja. Yang penting saya bisa menguasai skill berjualan walaupun secara online. ( Ini namanya ngeles yaaa, jangan dicontoh… hehehe )

Saat awal-awal saya mulai berjualan online, banyak orang di sekitar saya yang meremehkan apa yang saya kerjakan ini. Saya hanya bisa maklum, karena kebanyakan dari mereka memang belum tahu potensi income ketika berjualan online dan mereka juga belum tahu bagaimana caranya. Saya sih tidak terlalu pusing dengan omongan mereka, lagipula saya juga tidak meminta-minta ke mereka. hehehe ^_^